Kraton Ngayogyakarta yang sering disebut sebagai Kasultanan Ngayogyakarta berdiri pada tahun 1755. Bangunan Kraton ini dipagari beteng yang luas jaraknya sekitar 5 Km. Pada empat titik pojok bangunan beteng ada bangunan kecil dan disebut sebagai pojok beteng. Pintu masuk ke beteng Kraton melalui apa yang disebut sebagai plengkung. Di dalam bangunan beteng selain ada bangunan Kraton, tempat tinggal Raja, disekitarnya ada sejumlah kampung sebagai tempat bermukim penduduk, yang pada jaman dulu merupakan abdi dalem Kraton, namun pada perkembangan berikutnya, hingga sekarang, orang yang tinggal di dalam beteng Kraton tidak harus sebagai abdi dalem, tetapi bisa orang dari etnis lain, suku batak misalnya, yang bertempat tinggal di sana lantaran telah membeli tanah berikut bangunan rumah dari pemilik sebelumnya, atau, bisa juga kost atau kontrak di wilayah kecamatan Kraton di lingkungan, dalam istilah lokalnya, "njeron beteng" (dalam beteng). Jadi, pemukim yang tinggal di "njeron beteng" Kraton tidak selalu berkaitan dengan Kraton. Bisa sama sekali terpisah dan tak ada ikatan apapun, kecuali hanya bertempat tinggal karena telah membeli tanah berikut bangunan yang ada di "njeron beteng".
Tampilkan postingan dengan label Kebudayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebudayaan. Tampilkan semua postingan
Kudapan Tradisional Kalimantan Timur
KUE GEGETAS
Bahan:
250 g tepung ketan 1/2 butir kelapa parut 1/2 sdt vanili garam secukupnya 125 ml santan kental dari 1/4 butir kelapa minyak untuk menggoreng |
Lapiran gula:
125 g gula pasir
125 g gula merah, serut
50 ml air
125 g gula pasir
125 g gula merah, serut
50 ml air
Cara membuat:
Campur tepung ketan, kelapa parut, vanili dan garam, aduk rata.
Masukkan santan secara bertahap, aduk hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk
Ambil 1 sdm adonan, bentuk lonjong pipih, lakukan hingga adonan habis
Goreng adonan dengan minyak panas, api penggorengan tetap kecil
Masukkan gula pasir, gula merah dengan air, hingga kental
Masukkan getas goreng, aduk rata hingga mengering. Angkat, dinginkan.
Hasil 20 buah
Kebudayaan Indonesia bisa di artikan seluruh cirikhas suatu daerah yang ada sebelum terbentuknya nasional
Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan
Berikut kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)



